Chapter 12

1137 Kata

Hillary menghela nafasnya kasar, ini adalah keputusan terbaik bagi semua pihak. Ia sudah memikirkannya matang-matang sejak semalam ketika dirinya memaki William hingga pagi ini, ia yakin dengan keputusannya. Dengan senyumannya gadis itu mulai mengemasi beberapa pakaiannya kedalam sebuah koper, menatanya rapi, hingga sebuah suara ketukan di pintu kamarnya menghentikan kegiatan mengemasnya. Gadis itu mengukir senyumnya ketika melihat mommy-nya kini tengah berdiri di ambang pintu kamarnya. "Hai momm, apa dadd sudah pulang?" Tanya Hillary ketika mommy-nya itu menghampiri dirinya dengan kernyitan di dahinya. "Dear, kau tidak sedang merencanakan untuk kabur meninggalkan mommy dan daddy kan?" Hillary terkekeh mendengar cerocosan mommy nya tersebut. "No momm, aku hanya ingin berlibur kesuatu te

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN