T&E~12

1298 Kata

"Yang Mulia." Salam Elia setelah tiba di depan Theo yang hanya diam menatapnya melihatnya berjalan mendekat kepadanya. Saat Elia masih saja menundukan kepalanya tanpa berani mendongak naik menatap dirinya, Theo-pun ikut menunduk menatap kain putih yang di terbangkan oleh angin, membuatnya tahu jika perempuan ini ingin mengambilnya tetapi, takut di anggap tidak sopan olehnya. Sehingga dengan pelan dirinyapun yang membungkuk sedikit untuk mencapai kain milik Elia membuat gadis dari bangsawan Lorenzo tersebut sedikit terpekik karenanya. Dilebarkannya kain persegi empat itu yang ternyata terdapat sebuah sulaman di ujung kain sebuah bunga yang berukuran sedang hingga bercabang - cabang dan hampir mencapai tengah kain. "Ini terlihat indah. Kau yang menyulamnya ?" tanya Theo dengan terus menat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN