Untuk kedua kalinya, netra Aryan tidak berkedip menatap wajah cantik Syafira yang baru landing dari Bandung. Tanpa malu, dipeluk dan diciumnya kening Syafira melepaskan rasa rindunya berminggu-minggu. "Yan, malu tahu," bisik Syafira melirik sekitar yang ramai pengunjung. "Biarin," balas Aryan melepas pelukannya sambil tersenyum. "Kangen tahu," lanjut pemuda tampan tersebut tanpa malu. "Iya tahu, tapi gak di sini juga. Tempat umum juga," balas Syafira yang masih disenyumi Aryan. Aryan menatap Syafira dan bawaannya bergantian. Bawaan kekasihnya itu memang berbeda dari sebelumnya. Aryan mengambil alih koper yang ditarik Syafira. Digandengnya wanita cantik kesayangannya dengan erat. Aryan membimbing Syafira ke avanza putih yang sengaja ia sewa untuk menjemput kekasihnya di bandara. Ary

