Ajeng menatap curiga ke arah Aryan yang sejak tadi terlihat gelisah. "Mas, lagi mikirin apa, sih?" tanya Ajeng tanpa melepas tatapannya. "Enggak mikirin apa-apa," jawab Aryan membantah kecurigaan kekasihnya. Aryan akui, Ajeng memiliki tingkat kepekaan yang lebih tinggi dibanding teman-teman wanita lainnya yang pernah dekat dengannya. Kekasihnya itu seolah bisa membaca pikiran Aryan, apalagi jika ada wanita lain yang hadir diantara mereka. Ajeng bisa mendeteksi dengan cepat. Inilah yang sejak tadi dipikirkan Aryan. Pemuda itu melamunkan hubungannya dengan Bunda Syafira dan mencari alasan yang tepat jika Ajeng mencurigainya. Ia berpikir keras agar wanita dewasa spesialnya itu tidak terendus Ajeng, seperti wanita-wanita lainnya yang pernah dekat dengannya. Aryan juga memikirkan tump

