Flashback on Setelah kepergian Athena dan Satria, Sakha bergegas mengeluarkan ponsel dan mengirim pesannya pada seseorang. "Mereka pergi." Dan lagi, seringai itu muncul bak dewa iblis yang menakutkan. Dengan cepat ia memasuki lift rumahnya seraya membawa kunci yang telah ia genggam. Bbrruumm bbrruumm Motor itu melaju dengan cepat tanpa menghiraukan pengendara lain. Bak orang kesetanan, ia melajukan motornya di atas kecepatan rata-rata. Brrruumm... Bbrruum... "Sebelah kanan." Ucap seseorang diseberang sana yang kini sedang memberikan instruksi pada Sakha. "Kiri!" "Tepat pertigaan hadang jalan mereka dan laksanakan." "Baik." Brruummmm bbbrruuummmm Ia kini menaikkan kecepatan laju motornya, satu tangan ia gunakan untuk mengambil sesuatu dalam saku jaket hitamnya. Cklek...

