Permintaan Maaf Dena

2108 Kata

Riana berdebr menunggu jawaban dari Jaka, hidup jauh dari istri dan banyaknya godaan, bisa saja membuat orang menjadi tergoda dan semoga saja itu tidak termasuk orang yang akan tergoda juga. Jaka mengelus lembut rambut Riana, “Aku berjanji tidak akan tergoda dengan wanita yang menawarkan dirinya sekalipun, biar cantik dan seksi. Hatiku sudah Mami kuasai tidak akan tersisa untuk masuk orang lain menyusup ke dalam hati Papi.” “Tahu, nggak sih, Pi. Katanya, kalau ada suami yang mendadak bersikap romantis dan suka umbar foto kemesraan mereka di medsos. Itu semua cuman kedok, buat menutupi perselingkuhannya. Aku, ‘kan” Tidak tahu medsos milik Papi, boleh dong Mami mengetahui semua akun medsos Papi.” Jaka meregangkan sedikit pelukannya di tubuh Riana dan mendelikkan matanya, “Astagfirullah, m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN