Membongkar Kedok Penghianat

1346 Kata

Faris nampak mengusap wajahnya dengan gusar, ia benar-benar bingung dengan situasi saat ini. Faris juga bingung harus berbuat apa, di hati kecilnya menolak jika Sinta hamil, Faris juga tidak rela jika harus berpisah dengan Alda, wanita yang sangat dicintainya. "Faris putuskan sekarang." Suara Riyanti seketika membuat Faris terlonjak kaget. "Aku tidak akan pernah menceraikan Alda, titik." Faris tetap kekeh untuk mempertahankan pernikahannya itu. "Mas aku sedang hamil anak kamu," ujar Sinta. "Apa kamu yakin kalau itu anak aku?" tanya Faris. "Mas kenapa kamu bicara seperti itu, bukankah kita sering melakukannya," ungkap Sinta. "Jadi kalian sering melakukannya?" tanya Riyanti. Matanya menatap tajam ke arah putranya serta Sinta. Faris salah tingkah, bingung harus menjawab apa, sem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN