"Mas Kevin, Jumi pulang dulu, ya!" pamit Jumi sembari melambaikan tangannya. Bibirnya tersenyum lebar saat Kevin menatapnya di depan pintu. Kevin tak mengantarkan Jumi karena masih ada banyak pekerjaan yang menantinya. Maka dari itu, ia meminta Bandi untuk menjaga Jumi. Selain karena pekerjaan, Kevin pun tak ingin membuat orang tua Jumi curiga. Ia tahu jika Jumi tengah diawasi dengan ketat saat ini. Setelah Jumi menghilang dari pandangannya, Kevin segera memasuki rumah. Ia kemudian menghampiri Andri yang tengah menunggunya. Dua pekerjanya—Andri dan Bandi—sudah ia panggil kembali. "Andri, saya punya tugas tambahan untuk kamu. Gaji kamu akan saya tambah nanti kalau kamu bersedia melakukannya dan saya harap kamu bersedia," ujar Kevin sembari mendudukkan dirinya. Mata tajam lelaki itu menatap

