Sepeninggal nya dari Bandara dengan pesawat yang terbang membawanya ke Jakarta untuk transit, Rayhan tampaknya tak bisa tenang memikirkan sahabatnya "Tenang saja, Allah akan melindungi Gadis itu, berdo'a saja minta kepada NYA supaya sahabat mu tidak diganggu oleh mereka." Seseorang yang berada di samping nya menepuk bahu nya pelan menenangkannya, seperti nya dia tau kegundahan hati Rayhan. "Iya ustadz...Rayhan sangat khawatir padanya karena jin itu sudah sangat lama mengikuti nya." Ungkap nya terus terang. "Kita punya Allah,yang memiliki kekuatan lebih besar dari siapapun,dan jangan lupa kita manusia lebih tinggi derajatnya dibandingkan mereka." Ustadz Syam kembali menenangkan Reyhan yang manggut-manggut mengiyakan meskipun hatinya belum sepenuhnya tenanng. "Semoga saja Rania tidak

