Rania terlihat gelisah di kamarnya ,sudah berkali-kali ia bolak balik tak karuan "Kamu dimana?aku udah manggil kamu berkali-kali tapi kamu ga muncul" lirihnya sedih Rania mulai menangis karena yang di panggil nya tak kunjung datang,ia khawatir terjadi sesuatu di sana dan Rania tidak tau itu namun... "Maaf aku telat" terdengar suara berat di belakang nya "Raman...ka...kamu kenapa?" "Aku ga papa ini hanya luka kecil" Rania semakin menangis melihat orang yang di cintai nya menahan sakit ,bahunya robek dan darah mengalir dari sana "Ini bukan luka kecil tapi hiks.." "Hey!ko nangis kamu lupa siapa aku?" Raman menghapus air mata Rania dengan jarinya dan tersenyum manis "Aku Ramandata,kalau kau lupa Aku pangeran yang memiliki kekuatan air kehidupan,jadi tenang sayang aku kesin

