Raja Qodim juga berlari keluar dari singgasana nya disusul istrinya dan Taman yang sudah lebih dulu di luar "Ada apa pangeran???" "Entahlah ayah Raman juga belum tau," lirih nya dengan wajah tetap tenang," biarkan Raman mengecek nya dulu." Raman baru saja akan pergi sebelum seorang Ken datang menghentikan langkahnya. "Apa yang terjadi ken??" "Maaf pangeran!! Nagata menyerang dari perbatasan" jawabnya dengan memberi penghormatan "Nagata!!!" Raja Qodim terbelalak kaget mendengar siapa yang menggangu ketenangan rakyatnya "Iya paduka,Nagata sengaja menyerang dengan peledak!" "b*****h!!! dia masih berani mengganggu rakyat ku" teriak raja Qodim garang Dengan sigap dia beranjak pergi tapi tangan Raman menahan lengannya "Biarkan Raman yang urus dia ayah!!" "Tapi Raman.." "Ayah

