KEHIDUPAN PORAK-PORANDA

1132 Kata

“Umpama aku tetap menikahi Kesi?” “Terserah kalian! Tapi harus tau konsekuensinya. Mas Badrun setiap saat bisa diinginkan Sang Ratu,” jawab Saimah dengan perasan tak karuan. Wanita berparas cantik ini khawatir pembicaraan mereka didengar oleh Sang Ratu. Tulah dari penguasa Gunung Kemukus tersebut tak bisa diremehkan karena bisa nyawa jadi taruhan. “Aku gak punya pilihan? Aku ingin bertanggung jawab. Ada apa dengan kalian?”tanya Badrun sembari menatap Saimah tajam. “Tolong, kalian bicarakan berdua! Harus ada kesepakatan. Kalian meski gimana jika dia datang lagi,” jawab Saimah sembari bangkit lalu masuk ke warung. Kini, tinggal Badrun dan Kesi yang terdiam di tempat duduk masing-masing. Sang wanita hanya bisa menunduk karena menyadari dari dirinya semua berawal. “Maafin aku. Mas jadi i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN