Rebecca dan Glenn bergegas menuju rumah sakit ketika mendapatkan kabar mengenai Nelson yang sudah membuka mata. Mereka terburu-buru melangkah, terutama Rebecca yang tidak sabar bertemu dengan Nelson. Glenn sendiri telah berulang kali memperingatkan Rebecca untuk lebih tenang berjalan. Pada akhirnya, Glenn harus menyerah dan memahami perasaan Rebecca. Bagaimanapun itu momen pertemuan hangat itu merupakan hal yang dinantikan oleh istri cantiknya itu. “Daddy!” seru Rebecca ketika masuk ke kamar inap–perawatan Nelson. Dari posisinya yang setengah duduk akibat ranjangnya diatur sedikit tinggi, Nelson mengulas senyuman hangat menyambut Rebecca. Dia mengulurkan satu tangannya kepada Rebecca yang tergesa-gesa mendekati. “Kau sudah datang, Becca?” Nelson tersenyum melihat Rebecca. “Aku merind

