Segelintir pemikiran buruk memenuhi kepala Rebecca. Bahwa dia takut Glenn memiliki niat jahat terhadap kehamilannya. Pria itu selalu menunjukkan sisi buruk lewat arogansi yang menghina nyata. Tidak ada satu pun kalimat baik yang keluar dari mulutnya. Glenn selalu berkata-kata buruk yang memainkan serta menyakiti hati Rebecca. Saat itu di benak Rebecca sudah terbentuk sebuah opini yang tidak terbantah. Yaitu, Glenn berniat ingin melenyapkan anak–hasil pergulatan panas tak disengaja mereka yang ada di rahim Rebecca. Mengingat keintiman erotis malam itu terjadi karena jebakan jahat dari orang ketiga. Di sisi lain Rebecca mengingat pria itu sangat menjaga nama baiknya. Rebecca tidak akan membiarkan hal itu terjadi. Walaupun sangat membenci Glenn, Rebecca tidak akan melakukan hal keji denga

