Baru setengah jalan, rasanya kaki Nada sudah tidak kuat melangkah, apalagi dengan barang yang ia tenteng banyak sekali, kakinya yang belum sembuh betul kini kembali sakit, tetapi ia tetap paksa jalan, dan sepaksa apa pun Nada pada kakinya, ia tetap jatuh di trotoar dan barang belanjaannya pun ikut tersebar ke mana-mana. Nada merutuki dirinya yang selemah ini, seharusnya ia tidak boleh selemah ini agar disayang mertua, tetapi ia tidak bisa memaksa fisiknya untuk tetap kuat di saat fisiknya sudah lemah, ia pun memungut kembali barang-barang itu dan memasukkan kembali ke tempat semula, lalu ia coba berdiri, tetapi tidak bisa, ia kembali jatuh, astaga jangan sampai Nada kembali tidak bisa jalan yang mengharuskan dirinya untuk menjalani fisioterapi. Kakinya terasa berat, berkali-kali ia coba t

