Dave mengemudikan mobilnya dengan kecepatan di atas rata-rata, lantaran retakan gempa bumi seperti mengikutinya. Tanah membelah dan gedung-gedung mulai bertabrakan. Reruntuhan terjadi di mana-mana. Bunyi gesekan kaca gedung yang menubruk kaca lainnya terdengar nyaring. "Dave, awas!" Devina berteriak saat tiang rambu lalu lintas roboh tepat di depannya hampir mengenai mobil tersebut. Dave menghentikan mobilnya seketika. Semuanya panik. Orang-orang di sekitar bagai segerombolan semut yang disiram air. Semuanya berlarian tak tentu arah menyelamatkan diri. "Kalian tidak apa-apa?" tanya Dave sembari menoleh ke belakang. "Yah!" Victor menjawab dengan ekspresi pucat. Memeluk Teddy dengan sangat erat. Dave memutar roda mobilnya. Mencari celah jalan lain. Dilihatnya jalan sekitar mulai re

