Manusia Api

1639 Kata

"Teddy!" Victor berteriak histeris. Langsung bergerak cepat ke arah putranya dan mengecek keadaannya. Saat itu Teddy tampak lemah dan lelah. Seakan energinya terkuras habis. Matanya sayu dan pernapasannya juga lambat. "Teddy, kau baik-baik saja kan, Nak?" Victor mulai cemas. Kedua matanya mulai mengembun air mata. Melihat anaknya seperti itu, tentu membuat hatinya merasa sakit. Dave dan Devina berjalan mendekatinya. Mereka sama-sama merendahkan tubuh dan mengecek kondisi Teddy. "Ada apa dengan Teddy?" tanya Dave. Rafaela dan Nana juga mulai bergerak melihat. Rafaela tampak merendahkan tubuhnya dan mengecek kondisi Teddy. Ia memegang kening anak itu, dan secercah cahaya mulai muncul. Rafaela mengerjap sejenak merasakan kondisi tubuh anak itu. Kemudian ia beralih menatap Victor.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN