39. Keraguan

1634 Kata

Danesh berjingkat dari tempat tidur hingga nyaris jatuh terjungkal. Penyebabnya tak lain karena seseorang mengetuk pintu kamar dengan sangat keras dan berkali-kali hingga suaranya memekakkan telinga. Awalnya, pria itu tak berencana tidur, tapi rasa letih akibat penerbangan tadi pagi membuat keduanya melekat sempurna dan terjun ke alam mimpi. Tak peduli dengan keramaian dari teman-teman arisan sang ibu. "Siapa sih?" pekik Danesh mengusap matanya berulang kali. Sherin tidak pernah mengetuk pintu saat akan masuk ke kamar mereka. Jadi ... ini pasti bukan sang istri. "Mak Win, Mas." Ternyata asisten rumah tangga sang ibu yang berani-beraninya mengganggu waktu istirahatnya. "Hmmm, iya sebentar," responnya sambil melangkah gontai menuju pintu. Begitu pintu terbuka lebar, raut cemas perempuan p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN