"Kau yakin dengan keputusanmu ini?" tanya Thomas menatap wajah sang putri. Thomas rela terbang dari Amerika Serikat setelah mendengar Aria yang meneleponnya untuk menyampaikan kabar pernikahan wanita itu dengan Alan. "Ya. Kurasa Ayah kecewa bukan ketika mendengar kabar batalnya investasi dari Reno." "Aria," sela Thomas lalu menghela napas. "Ayah mungkin mencintai Mohika, tetapi Ayah tidak mau kau sampai berkorban terlalu jauh. Dulu menyetujui syarat dari Ayah Reno saja sudah cukup berat untukku." "Aku mengerti Ayah. Namun … aku tidak melakukannya hanya semata-mata, karena investasi. Kupikir … kesempatan mungkin benar-benar ada," ujar Aria terus mengelus gelas kopi yang dipegangnya. Menatap kepulan asap yang menandakan espresso tersebut masih panas. "Ayah hanya berharap kau dan Alan bi

