Raisa tersentak begitu mendengar pintu depan dibuka dengan keras. Ia dan anaknya sedang bermain di ruang tamu, ketika melihat kedatangan Alan. "Alan?" Alan mencoba menghirup udara setelah berlari dari mobilnya. "Apakah … Aria ada di sini?" Alis Raisa terangkat. "Kau suaminya, bagaimana mungkin kau tidak tahu?" Tangan Alan langsung meremas rambutnya dengan perasaan frustrasi. Sedangkan Raisa hanya menggelengkan kepalanya. "Dia ada di dapur, membantu Ibu mencicipi makan malam." Ucapan Raisa membuat mata Alan membulat. Tanpa membalas perkataan kakak perempuannya itu, Alan segera berjalan cepat menuju dapur dan benar saja, Aria ada di sana. "Bukankah ini kurang asin?" Vio memberi Aria sesuap kuah sop daging. "Hm, iya." "Baiklah, Mbak beri garam pada sop ini," ujar Vio memberi instruks

