Bab 10

1015 Kata

Sofia berdiri di tengah café sementara tatapannya berkeliling ke seluruh penjuru ruangan. Wajahnya cantik, kulitnya seputih batu pualam, make up flawless membuat wajahnya kian tampak berseri. Ia memakai dress berwarna moka yang semakin membuatnya tampak menawan, ditambah heels silver dengan blink-blink, Sofia seperti model sampul majalah. Ekspresi wajahnya sangat jelas kalau cafe ini bukan levelnya. Jemarinya yang lentik tampak kaku seakan tempat ini begitu menjijikkan. Aku hanya bisa tertawa getir melihat sikapnya yang begitu angkuh. “Ada yang ingin kubicarakan denganmu … tapi tidak disini,” ucapnya. Matanya melirik Raka yang baru saja melewatinya. Seakan jijik melihat lelaki yang sedang berkeringat itu. “Sebentar.” Aku segera mengambil tas yang kuletakkan di bawah meja kasir. Mengiku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN