Di antara sekian banyak hal yang terjadi. Di semua kejadian yang sangat menakutkan. Apa yang terjadi sekarang adalah yang paling menakutkan di antara yang lainnya. Tobias berdiri berhadapan dengan Damien di kamarku. Tatapan mereka saling menusuk. Rahang mereka sama-sama mengeras. Saat Tobias hendak melayangkan sebuah tinju, Damien menahannya. “Aku sudah katakan, jangan ganggu dia!” Tobias menyerang Damien, sementara Damien menangkis dan menahan serangannya. “Aku tahu kamu membenciku. Tapi soal perasaanku ke Isyana, kamu tak punya hak mencampurinya.” Damien berkelit dari serangan Tobias. “Hentikan! Jangan sakiti Damien.” Aku menarik Tobias dan menahannya dari belakang. Tobias berusaha melepas tanganku yang memeluknya erat. Tapi tak kusangka Damien malah membalas Tobias. “SIAPAPUN YAN

