“Apa maksud, Papa?” tanyaku sambil memandang Damien yang kini berdiri di dekat ranjangnya. “Papa memang ingin menjodohkan Damien denganmu. Tadinya papa khawatir kamu tidak setuju, tapi setelah Damien mengatakan semuanya. Papa ingin kalian cepat menikah saja.” Mulutku terbuka dan mataku membulat mendengarnya. Apa papa tidak tahu yang direncanakan Damien. Atau Damien sangat rapi menyiapkan ini semua. “Aku belum siap menikah. Aku bahkan baru masuk S2.” “Itu bukan masalah kan? Kamu bisa tetap melanjutkan kuliah meski sudah menikah.” “Kamu sudah merencanakan semuanya. Selamat Tuan Damien,” ledekku secara sarkas. “Apa kalian sedang bertengkar?” tanya papa heran dengan kami berdua. “Ada sedikit kesalah pahaman, Pak. Dia pikir saya ada affair dengan Sofia.” “Apa?” Aku merasa dijebak. D

