41

1074 Kata

Ibarat kata, nasi sudah menjadi bubur. Seseorang yang telah tiada, tidak akan mungkin kembali. Penyesalan tidak bisa mengembalikan keadaan seperti semula. • • • Sore itu, Raihan yang baru saja kembali ke rumahnya, rada tersentak ketika dia melihat motor Adnan terparkir di halaman rumah. Sepasang kaki jenjang itu melangkah masuk ke dalam. Belum apa-apa, Raihan sudah mendapati adiknya tengah duduk dengan kepala tertunduk. Samar-samar Raihan mampu mendengar suara isak tangis Adnan. "Masih inget pulang lo?" Mendengar suara Raihan, seketika Adnan mengangkat kepalanya, kemudian tiba-tiba cowok tengil itu berlutut di hadapan Raihan sambil memegangi kaki Raihan. "Gue minta maaf, Bang," ujarnya. "Semua ini salah gue. Bunda masuk rumah sakit gara-gara gue. Bunda meninggal gara-gara gue. Harusny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN