Warning! Adegan dewasa hanya boleh dilakukan oleh pasangan suami-istri :) Kini Gianna dan Reyna berdiri dengan kepala menunduk, sedangkan Azzima berjalan mondar-mandir di depan mereka dengan tatapan menghakimi. "Kau mencuri kartu identitasku?" Azzima menuding pertanyaan pada istrinya. Gianna melirik pria itu dari bawah, lalu segera menundukkan kepala lagi ketika tatapan Azzima jatuh tepat di matanya. Gadis itu menggosok-gosokan satu kaki ke kaki lainnya. Setelah mendapat beberapa pukulan di b****g sebab Azzima menggotong dan membawanya masuk ke apartemen tadi, Gianna belum berbicara lagi. Reyna pun sama. Dia diam setelah menyadari bahwa kakaknya sedang marah saat ini, entah sebab apa, dia tidak tahu jelas. Yang Reyna tahu, dia melihat Azzima menggotong Gianna di bahunya ketika mereka

