18. Pengakuan

1491 Kata

Mereka sudah berkumpul di apartemen Azzima malam itu, dan saat ini mereka sedang menikmati kue dan minuman yang dibuat Reyna. Acara kecil-kecilan itu mereka habiskan dengan sedikit obrolan dan canda. Namun lama kelamaan atmosfir yang tercipta di antara mereka sedikit memanas. Tampaknya Azzima menyukai kue cookies buatan adiknya itu. Sejak tadi dia tidak henti-hentinya mengambil dan memakan kue itu. Bianca yang menyadari hal itu pun segera meraih sebuah kue cookies di sana, lalu menyodorkannya ke depan mulut Azzima. "Kelihatannya kau sangat menyukai kue ini," ucap gadis itu. Gerakan tangan Azzima yang ingin meraih kue itu pun tertahan sebab Bianca menyodorkan kuenya lebih dulu ke depan mulut Azzima. Pria itu menatap sejenak gadis di sebelahnya, lalu kedua bola matanya bergeser menatap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN