50. Wahana Ekstrim

1848 Kata

Matahari bersinar hangat pagi itu, menyinari alam yang masih terjaga kemurniannya, mengendalikan ekosistem, membuat kehidupan di Pulau Martyn tampak makin sempurna. Di ruang kamarnya, seorang wanita paruh baya tampak sedang duduk di depan cermin, merapikan diri setelah selesai membersihkan tubuh dari aktivitas tidur semalaman. Sebelum keluar dari kamar untuk sarapan bersama, dilanjutkan rencana jalan-jalan, tentu hal utama yang dilakukan adalah berdandan. Ya, itu lah yang sedang dilakukan wanita paruh di depan cermin riasnya. Pintu kamarnya perlahan dibuka, Leena menoleh, tampaklah wajah seorang wanita yang sangat cantik, yang memiliki sedikit kemiripan dengannya. "Mama," sahut Gianna tatkala kepalanya menyembul dari depan pintu. Senyum wanita itu merekah saat kakinya melangkah masuk d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN