Part 38. Laki-laki Pengecut

1946 Kata

"Mas, besok kamu berangkat kerja atau libur?" tanya Nessa saat mereka berdua berbaring di atas tempat tidur. Revan mengusap kepala Nessa dengan tangan kirinya, sedangkan Nessa memeluk suaminya dan bermanja di d**a bidang suaminya itu. Laki-laki itu bingung harus menjawab apa, ia berpikir kalau berangkat kerja pasti Roy menunggunya di mall itu lagi karena di tempat itulah Roy bertemu dengan dirinya, tapi kalau ia tidak berangkat bekerja tidak enak sama Nessa. "Belum tahu sayang, besok saya coba tanya mas Joko dulu," "Kalau badan mas Revky masih sakit jangan kerja dulu mas, tunggu sembuh dulu," "Iya sayang," Sebenarnya bukan masalah sakit tapi masalahnya Roy pasti akan mengejarnya lagi di mall itu, Revan sangat tahu watak Roy, walaupun ia baik tapi ia bisa kejam juga saat benci sam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN