In China 2

1084 Kata
Hari yang ditunggu-tunggu datang, mereka jam 5 pagi sudah pada bangun semua dan langsung olahraga sebentar. Setelah olahraga, pada gantian mandi dan langsung siap-siap untuk berangkat, tapi sebelum itu mereka makan pagi dulu agar tidak masuk angin. Mereka berangkat bareng Daniel, Celia, Alex, Paris, Lena, Vincent, Janie dan Kimmy. Mereka berangkat pukul 8 kurang, karena takut telat. Mereka saat berangkat sudah pakai kostumnya.             Setelah sampai ditempatnya, mereka melakukan pendaftaran ulang dan mendapat nomor urut 10. Mereka juga mendapatkan ruang untuk make up. Semua pun ikut masuk ke ruang make up sambil tunggu mereka dipanggil. Sambil menunggu itu, mereka pun latihan diruangan itu, tetapi dengan nyanyian bukan menggunakan music.             Ketika mereka mendengarkan nomor urut 5 dipanggil, mereka langsung melakukan make up secara bergantian, karena hanya 5 orang yang bisa make up. Untuk yang cowok latihan gerakannya.             Ketika memasuki nomor urut 9, mereka dipanggil untuk siap-siap dibelakang panggung. Mereka semua berdoa demi keberhasilan mereka.             Ketika mereka dengar nomor urut 9 diberi komentar, mereka langsung siap-siap berdiri untuk maju. Ketika mereka dipanggil, langsung maju dan memperkenalkan diri dan lainnya. Ketika dipersilahkan memulaikan kehebatan mereka, mereka pun memulai dengan menyanyikan lagu dan yang maju adalah Morgan dan Renata. Mereka menyanyikan lagu “ Dang Ni Gu Dan Ni Hui Xiang Qi Shui ”, dan ketika itu juga, yang ada hanya berdua.             Ketika memasuki reff, lagu pun berubah dan langsung yang lain ganti melakukan dance, sedangkan Morgan dan Renata langsung ganti baju secara cepat. Ketika dance itu selesai dan ganti lagu lagi semua pun langsung melakukan dance yang ada cheersnya. Mereka pun melakukan dance dan nyanyi secara percaya diri dan focus. Ketika itu, Olive telpon video dengan orang tuanya Morgan dan Derren telpon video dengan seorang cewek. Ketika itu Venesia tanya,   “ Itu siapa ? ” tanya Venesia.   Kemudian, Derren pun memberi tahu secara berbisik bahwa itu adalah kembarannya Renata, yang namanya adalah Reina. Sekarang dia tinggal di Amerika Bersama pamannya Renata yang baru punya anak. Derren minta untuk jangan diberitahu dulu nanti, dia berencana akan memberitahu pada saat ulang tahunnya ke-17 pada bulan Juni tahun depan.   Setelah dengar itu, mereka melihat Morgan dan teman-temannya baru selesai tampil dan sekarang sedang diberi komentar oleh juri. Setelah diberi komentar, mereka pun kembali ke backstage sambil menunggu 7 tampilan lagi. Setelah yang ditunggu-tunggu pengumumannya, akhirnya datang juga. Mereka pun berdoa agar mendapatkan juara. Ketika diberitahu, ternyata yang juara 3 dulu, yang juara 3 adalah sekolah di Singapura. Kemudian diberitahu untuk yang juara harapan 3 adalah sekolah dari Thailand, selanjutnya yang juara 2 adalah sekolah dari Vietnam. Untuk yang juara harapan 2 adalah sekolah Malaysia. Ketika mendengar juara harapan 1 adalah……. Semua pun deg-degan, tiba-tiba MC nya memberi huruf awalan C dan mereka langsung tebak itu adalah China dan langsung secara tiba-tiba yang juara 1 adalah Indonesia. Morgan dan lainnya terkejut sekaligus terharu atas hasil perjuangan mereka selama kurang lebih 3-4 bulan latihan. Ketika itu juga, keluarga Morgan, Reina, Keluarga Renata yang nonton pun bangga atas keberhasilan mereka membawa nama baik sekolah dan negara. Mereka pun mendapatkan piala beserta uang sejumlah $ 9000. Selain itu, yang juara 1-3 mendapatkan tiket pesawat dan penginapan di China selama 2 minggu dan berlaku mulai libur kenaikan kelas. Setelah itu, mereka pun saling bersalaman dengan tim dari negara lain termasuk tuan rumahnya.   Saat mau pulang, mereka pun saling gembira karena keberhasilan mereka. Mereka pun juga tidak lupa telepon dengan guru kesenian mereka. Setelah itu, mereka diajak oleh Morgan makan bareng, karena atas kemenangan mereka dalam lomba tersebut dan mereka juga berdoa atas kemenangan mereka.   Saat diperjalanan, Derren tanya ke Venesia “ apakah boleh memberitahu kepada Renata bahwa dia mempunyai saudara kembar ? ”, Venesia memberitahu jangan dulu nanti aja saat tahun baru. Karena Venesia tahu pasti nanti dikasih tahu Renata pasti marah sama Derren. Setelah mendekati restonya, mereka pun berhenti berbicara dan Derren pun parkir mobil.   Ketika sedang duduk untuk pesan makan, tiba-tiba hp Derren bunyi dan ternyata itu adalah Reina, Derren pun memilih untuk keluar daripada nanti Renata tahu malah tambah masalah. Reina telepon ternyata dia tanya tentang lombanya tadi dan dia pun senang ketika mendengar kalau Renata dan teman-temannya menang lomba itu.   Setelah selesai telepon, Derren kembali duduk didalam dan nimbrung lagi. Mereka pun memesan makan macam-macam ada yang mie sampai steak. Mereka pun makan dengan enak.   Setelah selesai makan, mereka pun pulang dan istirahat karena capek setelah berjuang dalam lomba tadi.   Beberapa hari kemudian……             Hari ini adalah tanggal 31 Desember, mereka pun tunggu jam 12 malam yang dimana jam itu menunjukan tahun baru yang dapat menjadi tahun yang merubah segalanya. Salah satu itu, Derren dan Morgan yang kemarin baru tahu bahwa Renata punya saudara kembar dan sudah punya rencana untuk mempertemukan mereka yang sudah 16 tahun tidak pernah ketemu.             Ketika jam menunjukan pukul 11.45, Derren siap-siap menelpon Reina. Ketika jam menunjukan pukul 11.58, Derren pun melakukan video call dengan Reina dan ketika telepon diangkat, Derren pun memanggil Renata. Ketika Renata melihat orang menelepon dari hpnya Derren, Renata kaget siapa itu kok sangat mirip dengannya. Ketika itu juga Derren memberitahu bahwa itu adalah saudara kembarmu, Derren juga memberitahu bahwa dia juga baru tahu beberapa bulan yang lalu. Itu pun diberitahu oleh pamannya yang merupakan orang tua angkatnya Reina. Ketika itu juga, Renata menjadi mengerti dan Reina pun juga mengerti. Ketika itu juga tahun baru langsung berbunyi kembang apinya dan semua pun bergembira. Terutama Renata dan Reina dapat bertemu meskipun masih via video call. Mereka juga berjanji kapan-kapan bisa bertemu. Mereka semua pun jam 2 baru tidur.             Besok pagi, mereka bangun jam 10 pagi dan mereka siap-siap untuk pergi ke tempat oleh-oleh untuk persiapan besok pulang. Karena tanggal 4 mereka sudah harus masuk sekolah. Sebelum pulang, malam nanti mereka mampir ke tempat kumpul seperti yang waktu itu mereka syuting.             Malam hari, mereka pun datang ke arena tersebut dan mengajak yang lain balapan untuk terakhir kali sebelum pulang. Mereka semua pun senang bisa bertemu dengan teman-teman yang mau membantu mereka saat melakukan rekaman untuk tugasnya. Mereka pun foto bareng sebelum pulang. Selain itu, Morgan pun mengajak Nicole untuk melakukan atraksi yang sama mereka lakukan saat di Indonesia. Mobil yang mereka pakai adalah Subaru BRZ milik Olive dan BMW milik Daniel. Saat mereka melihat atraksi itu, semua pun bersorak-sorai karena kehebatannya dalam melakukan itu. Setelah melihat itu, semua pamitan untuk pulang.             Sampai rumah, jam sudah menunjukan pukul 11 malam. Semua pada siap-siap untuk istirahat, karena besok jam 9 pagi harus berangkat dari rumah ke bandara sebab mereka terbang jam 12 siang. Mereka berangkat diantar oleh Daniel, Derren, Venesia, Celia, Alex, Paris, Lena, Vincent, Janie, dan Kimmy. 
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN