Before China

1655 Kata
    Tidak terasa bulan Oktober pun tiba, mereka pun mulai intensif dalam latihan untuk tampil nanti di China. Mereka pun juga tidak lupa belajar pelajaran sekolah.      Ketika bulan ini untuk pelajaran Bahasa Indonesia, Renata diberi tugas membuat drama dengan tema yang dipilih kelompoknya adalah action. Satu kelompok tersebut adalah Lidya, Vika, Gery, Amanda dan teman baru mereka yaitu Michael. semua diberitahu bahwa dramanya tersebut dikumpulkan semester depan untuk tanggalnya nanti diberitahu lagi. Kemudian ada yang tanya apa boleh ngajak teman yang beda kelas dan sekolah. kemudian Pak Santo mengucapkan boleh dan semua pun menjadi senang. Setelah membahas tugas ini, bel pulang pun bunyi dan semua pun siap-siap pulang. Ketika keluar kelas, Renata dan lainnya pergi ke Morgan untuk mengajak jadi orang dalam dramanya dan juga mengajak Andre dan lainnya untuk ikut di dramanya. Morgan memilih ide salah tempat rekamannya di rumahnya karena ada sirkuit yang cocok untuk buat filmnya. Itu salah satu scene sebelum pergi ke China dan Morgan pun juga ada saudara sepupu disana yang bisa diajak jadi aktor di film tersebut. Ketika itu, Morgan pun langsung menelepon sepupunya yang ada disana dan bernama Venesia. Morgan pun diberitahu bisa dan langsung dikasih tahu ke kelompok Renata. Renata dan kelompoknya pun senang. Setelah itu, mereka pun pulang ke rumah masing-masing. Renata pun diantar oleh Morgan.      Setelah sampai dirumah Renata, Morgan pun langsung pulang untuk mempersiapkan yang mungkin minggu depan akan mulai membuat rekamannya. Setelah sampai rumah, dia pun meminta ijin ke orang tuanya untuk mempergunakan sirkuitnya tersebut dan beberapa rute di jalan raya. setelah meminta ijin, akhirnya diperbolehkan dan papanya Morgan pun langsung menelepon kepala polisi yang ternyata teman papanya Morgan untuk meminta beberapa rute yang tadi sudah dibahas untuk dibataskan mobil lewat. Papanya Morgan pun mendapat kabar baik bahwa jalur yang dipilih tadi nanti akan di kurangi mobil lewat agar bisa digunakan untuk membuat drama tersebut. Setelah itu, Morgan memberi info kepada Renata bahwa sudah diberi jalan sepi untuk membuat dramanya tersebut.Setelah diberitahu oleh Morgan, Renata langsung menelepon teman satu kelompoknya untuk janjian hari kamis besok kumpul di cafe seperti biasa mereka kumpul dan mengajak sahabat-sahabatnya.                Waktu hari Kamis, mereka saat istirahat kumpul dan janjian untuk nanti malam jam 7 kumpul di cafe seperti biasa untuk membahas pembuatan drama besok. Mereka pun juga memberitahu besok yang akan syuting adalah Morgan, Sean, Dinda, dan Vika. Mereka juga menyuruh semua datang, karena takutnya ada yang ndak bisa tiba-tiba mereka akan siap untuk penggantinya siapa. Setelah membahas itu, mereka pun makan dan minum sambil bergurau. Sampai jam sudah menunjukan pukul 9 malam, mereka semua pun pulang dan besok akan melakukan syuting di jembatan layang. Mobil yang akan dipakai besok adalah Yaris, Jazz, Brio, dan CR-Z.         Saat perjalanan pulang, Nicole yang menyetir dan kebetulan mobil yang dinaik Morgan dan Nicole adalah mobil Yaris milik Nicole. Nicole pun mencoba lakukan drift saat perjalanan pulang, mereka mencoba di jalan yang digunakan besok.               Sesampai dirumah, mereka pun langsung masuk ke kamar dan tidur untuk persiapan besok malam. Sebelum tidur mereka latihan alat musik dulu.               Besok pagi Morgan dan Nicole jam 04.30 sudah bangun, mereka sedang menyiapkan barang-barang untuk nanti malam syuting dan mereka setelah pulang sekolah tidak pulang rumah dulu, tapi langsung ke rumah Renata agar nanti malam tidak terlalu jauh. Setelah menyiapkan baju dan sepatu buat barang yang dipakai untuk nanti malam, mereka siap-siap untuk berangkat sekolah dengan naik Yaris milik Nicole dan Mobil itu di setir oleh Morgan. Mereka jemput Renata, tetapi saat sampai di rumah Renata, Nicole pindah ke mobil Renata. Renata berangkat sekolah naik mobil Jazz miliknya. Setelah sudah siap semua, mereka langsung ke sekolah.       Sesampai di sekolah, mereka pun masuk ke kelas dan menunggu kelas mulai. Ketika bel pulang berbunyi, semua pun siap-siap untuk pulang. Ketika keluar kelas, mereka pun berkumpul dulu dengan yang lain, untuk membahas jamnya untuk nanti kumpul. Mereka akhirnya setuju untuk mulai syuting jam 6 malam di dekat jembatan. Setelah janjian, Andre dan Lidya juga ikut kumpul di rumahnya Renata dengan naik mobil Brio milik Lidya. Mereka pun berangkat bareng dengan iring-iringan. Ketika mereka pulang jam sudah menunjukan pukul 2 siang.       Sampai di rumahnya Renata, mereka pun mengucapkan salam dulu dengan orang tuanya Renata dan langsung diajak sama Renata ke gazebo dekat kolam renang. Disana mereka, mengobrol berbagai macam hal. Dan Ketika jam menunjukan pukul 4 sore, mereka pun bergantian untuk mandi dan siap-siap untuk membuat dramanya. Ketika jam menunjukan pukul 17.30, mereka siap-siap berangkat dengan beriring-iringan. Andre dan Morgan menyetir mobil sendiri dengan posisi satu di depan dan satu di belakang mobilnya Renata.       Ketika sampai disana, mereka pun langsung siap-siap mulai buat syutingnya untuk adegan balapannya. Pertama yang laki-laki, yaitu Morgan dan Sean. Morgan naik mobil Yaris milik Nicole dan Sean naik mobil Honda CR-Z miliknya. Mereka pun langsung siap-siap di garis start.   Ketika peluit berbunyi, mereka langsung menginjak gas. Untuk bisa mengetahui sampai dimana mereka, beberapa anak balapan mereka dari tab yang sudah di setting. Mereka yang melihat balapan tersebut, tiba-tiba terkejut saat melewati jalan yang melengkung. Mereka terkejut karena Morgan dan Sean hanya menginjak rem beberapa detik saja. Setelah itu, lanjut menginjak gas lagi. Ketika mencapai garis finish, Morgan langsung melakukan circle drift beberapa kali. Setelah itu, mereka pun melihat hasil rekamannya. Hasilnya pun bagus.       Selanjutnya, Dinda dan Vika melakukan syuting balapan. Mobil yang mereka naik adalah Brio dan Jazz. Vika pinjam mobil milik Lidya yang sudah dimodifikasi. Mereka pun langsung disuruh untuk siap-siap di garis start. Ketika peluit berbunyi, mereka langsung menginjak gas. Sama dengan yang tadi, mereka menggunakan tab sebagai alat untuk melihat mereka seperti balapan. Tapi tiba-tiba, Morgan melihat mobilnya Vika berhenti dijalan yang melengkung. Morgan pun langsung ngomong ke lainnya, kalau Vika tiba-tiba berhenti mobilnya. Mereka semua langsung berangkat ke sana dan ditengah jalan Renata langsuung menelepon Michael dan Dinda untuk berhenti dulu, karena Vika tiba-tiba berhenti.       Ketika mereka sampai disana, Lidya langsung ke mobil yang disetir oleh Vika dan Ketika Lidya membuka pintu mobilnya, Lidya melihat Vika menangis. Lidya pun langsung mengajaknya keluar dan Lidya tiba-tiba ingat, kalau dulu dia trauma terhadap balapan yang jalurnya melengkung. Hal ini terjadi, karena dulu almarhum papanya meninggal gara-gara kecelakaan di jalan dengan jalur seperti ini. Ketika yang lain tahu, mereka semua langsung melakukan take ulang dari jalur sebaliknya. Untuk Vika diganti oleh Nicole.       Ketika sudah di garis start, mereka pun bersiap-siap. Saat peluit berbunyi, mereka langsung menginjak gas dan Ketika Nicole berada di belokan melengkung, dia langsung melakukan drift dengan mengurangi kecepatan sedikit, setelah melewati itu, dia langsung menginjak gas lagi. Ketika sampai di garis finish, dia langsung melakukan circle drift yang sama seperti yang dilakukan oleh Morgan. Semua pun terkejut, termasuk Morgan yang tidak tahu kalau kembarannya itu bisa melakukan itu. Setelah selesai itu, mereka semua pun langsung mau melihat hasil rekamannya.       Setelah selesai itu, mereka diajak makan oleh Michael di café dekat sini. Ketika itu jam menunjukan pukul 19.30, mereka sampai sana dan sedang memesan makanan dan minuman. Tiba-tiba Morgan mendengar kegaduhan yang ketika itu dia sedang mau ke toilet dan ketika itu juga dia kebetulan dengar percakapan dua orang tersebut yang ada didalam ruangan. Morgan pun berpikir, “ ah biarin aja ”.       Ketika dia keluar dari toilet, kegaduhan itu masih ada dan Ketika itu juga, dia ketuk pintu tersebut. Setelah mengetuk pintu, dia pun masuk dan mulai mengomongkan tentang masalah yang telah didengar olehnya. Dia pun langsung memberi pendapat bagaimana kalau saya dan teman-teman saya menggantikan sementara, karena penyanyinya tidak tahu kemana. Bos tersebut pun langsung setuju dan Morgan langsung Kembali ke meja tempat Morgan kumpul.       Ketika sampai di meja tempat teman-teman Morgan kumpul, Morgan langsung memberitahu kalau mereka habis ini disuruh tampil ke depan untuk nyanyi dan juga memainkan alat musik. Morgan pun cerita kalau dia tadi diperbolehkan menyanyi dan memainkan alat music di café ini selama tidak ada penyanyinya.       Setelah mendengarkan itu, Morgan, Renata, Nicole, Andre, Sean, Lidya, Vika dan Jason maju ke depan. Karena tiba-tiba dipanggil oleh asisten bos pemilik café ini. Mereka pun menyanyikan lagu “ Memories ”. Andre dan Nicole memainkan alat musik gitar dan kajun. Sedangkan Morgan, Renata, Sean, Vika, Jason, dan Lidya menyanyi secara bergantian dengan menggunakan teknik Akapela.       Ketika selesai menyanyi, semua orang yang di café tersebut langsung bertepuk tangan meriah. Setelah itu, mereka lanjut menyanyikan beberapa lagu lagi. Setelah selesai, mereka pun makan dan setelah itu pulang, karena jam sudah menunjukan pukul 10 malam.       Ketika sampai dirumah, mereka pun langsung masuk kamar dan istirahat. Karena besok hari yang padat.       Besok pagi mereka bangun jam 7 pagi dan langsung fitness sampai jam 8. Setelah itu, mereka siap-siap syuting lagi. Mereka janjian jam 10 di dekat kantor papanya Morgan yang dimana jadi tempat spotnya untuk agedan Jason menjadi bos dan Lidya menjadi sekretarisnya. Untuk yang menjadi anaknya adalah Morgan.       Ketika semua sudah sampai di café dekat kantor papanya Morgan, mereka langsung melakukan syuting yang pertama adegan Morgan melakukan menyetir kearah kantor papanya dan Ketika mau masuk ke basementnya, dia melakukan drift. Setelah adegan itu berhasil, selanjutnya Jason dan Lidya sedang berbicara di ruang kerja milik papanya Morgan untuk membahas tentang klien bisnis yang ada di China. Setelah adegan itu berhasil, mereka melakukan syuting lagi untuk adegan Morgan pergi ke ruang kerja milik papanya. Setelah itu, melakukan syuting lagi untuk adegan Morgan di beri tugas di China untuk bertemu dengan klien. Setelah di ulang berkali-kali, akhirnya berhasil. Ketika itu jam menunjukan pukul 13.30 dan Ko Gery mentraktir semua dia Restoran milik papanya.       Setelah selesai makan, Morgan dan Nicole pulang. Tetapi sebelum pulang, Nicole menemani Renata di perjalanan saat pulang dan Morgan mengikuti di belakangnya. Setelah sampai dirumahnya Renata, Morgan dan Nicole pun pamit dengan Renata dan kedua orang tuanya dan langsung pulang.       Ketika sampai dirumah, semua mendapatkan info tentang syuting selanjutnya adalah adegan di bandara dan itu dilakukan ketika mau berangkat ke China ( hari H). Mereka semua yang membaca info dari Renata pun setuju. Renata juga memberitahu kepada Morgan dan Nicole untuk nanti waktu hari H ke China, Berangkat ke bandara 3 jam sebelum penerbangan berangkat. Setelah selesai itu, mereka pun melakukan aktivitas seperti sedia kalanya.    
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN