First Impression

1744 Kata
    Pada suatu hari dipagi yang cerah 2 orang anak kembar adik dan kakak yang bernama Morgan dan Nicole sedang bersiap-siap berangkat sekolah untuk masuk SMA hari pertama. Mereka berangkat diantar oleh supir dengan naik mobil Mercedes. Mereka pun bercanda-canda di mobil. Saat sampai di sekolah, mereka bertemu dengan teman-teman baru dan bertemu dengan kakak panitia yang galak-galak hanya untuk sesaat. tetapi saat sampai disekolah, mereka pun hampir telat karena hampir ditutup pintunya. Hari pertama, mereka menggunakan kostum dengan lengkap sesuai dengan apa yang disuruh.      setelah berkumpul dengan teman baru, mereka diberi instruksi oleh panitia tentang kelompok. setelah mendengar instruksi, mereka langsung menyebar untuk mencari anggota kelompok lainnya. setelah bertemu dengan kelompok Morgan dan Nicole satu kelompok dengan Jason, Cindy, Rafael, Sandra,  Sean, Dinda. Mereka pun berkenalan ada yang dari luar pulau yaitu Rafael dan Sandra. Setelah selesai mengobrol, mereka mengikuti ospek yang diadakan selama 7 hari. Mereka saat mengikuti ospek pertama bertemu dengan teman baru lainnya yaitu Andre, Yessie, Joshua, Jane, Sherin. Mereka pun berkenalan dan saat ada instruksi untuk membuat sebuah band dengan 1 tim bebas orang dan juga jumlahnya minim 2 orang satu tim. Saat itu hari ke 2 ospek dan hari jumat, maka Morgan, Nicole dan teman 1 kelompoknya beserta Andre, Yessie, Joshua dan Sherin. Mereka pun janjian untuk latihan dirumahnya Morgan dan Nicole, karena rumahnya cukup untuk latihan. Mereka janjian kumpul pukul 5 sore. Setelah janjian, mereka pada pulang ke rumah masing-masing.      Sekitar pukul 5 sore, Andre dan Sandra datang dengan naik Ducati. Baru aja motornya Andre masuk, datanglah Sean, Dinda, Yessie dan Joshua naik mobil Skyline GTR milik Sean. Ternyata Sherin, Jason, Cindy, Rafael datang bersamaan dengan naik mobil Porsche milik Sherin yang disetir oleh Rafael. Mobil mereka pun parkir di basement yang dimana rumahnya Morgan dan Andre ada Basementnya. Setelah parkir mobil, mereka diajak masuk ke kamar yang sudah disediakan oleh pembantunya Morgan dan Nicole. Setelah menaruh barang, mereka diajak makan oleh keluarganya Morgan dan Nicole. Setelah selesai makan, mereka pun diajak Morgan dan Nicole pergi ke ruangan yang cukup besar dan didalamnya ada alat musik seperti keyboard, drum dan lainnya. setelah semua masuk, mereka mulai membahas tentang tema yang akan ditampilkan nanti. mereka pun berunding cukup lama dan akhirnya mereka memilih untuk menampilkan lagu yang ada rapnya, karena Sherin, Morgan, Sandra dan Joshua pintar dalam rap, Mereka pun juga membuat lagunya. Sampai-sampai mereka tidak terasa jam sudah menunjukan 12 malam. Mereka pun masuk kamar, tetapi....... kamar cewek Nicole mulai membuka pembicaraan "guys, aku mau ngomong tapi jangan kasih tahu ke yang laki-laki" ucap Nicole. "ok, mau ngomong apa col?" tanya Sherin, Dinda dan Yessie. "aku kok suka sama kakak kelas yang bernama Indra" ucap Nicole. Sherin pun tertawa, karena Sean merupakan temannya waktu SMP. dia bilang cewek banyak yang suka sama dia, tetapi semua ditolak sama dia. Sherin bilang lagi dicoba aja dulu, siapa tahu kamu bisa menarik hatinya. setelah selesai itu, mereka semua pun tidur.  sedangkan Indra dan kawan-kawan, mereka mengobrol tentang setiap anak yang tadi mereka temui termasuk Nicole. Ketika mengucapkan nama Nicole, dia langsung merasa tidak senang karena mengingat mantan pacarnya yang membuat dirinya memilih untuk putus karena merasa dirinya dibohongi. ditengah-tengah mengobrol itu, Louis memberi tantangan ke Indra untuk mendekati Nicole dengan taruhan Mobil Mercedes dan CRZ. Tantangan harus berhasil saat di malam puncak ospek di sekolah. Mereka pun deal. Kembali ke Nicole and the Gang.....     Hari Sabtu, mereka semua bangun pukul 5 dan berolahraga diajak oleh Morgan dan Nicole di belakang rumahnya yang ternyata adalah tempat latihan mobil drift. Mereka pun berolahraga selama kurang lebih 30 menit dan setelah olahraga, mereka istirahat dulu sambil ngopi pagi dengan mengobrol selama kurang lebih 30 menit. kemudian mereka pun diajak oleh Morgan dan Nicole ke arah basement yang berbeda dari yang kemarin. Setelah sampai didepan basement yang masih tertutup, tiba-tiba dibuka oleh Morgan dan semua terkejut-kejut melihat ada sekitar 20 mobil sport yang bagus. Saat melihat-lihat, mereka tiba-tiba mereka diomongi oleh Morgan dan Nicole untuk memilih mobil masing-masing 1 dan disaat itu juga, tiba-tiba ada orang yang ngomong ambil lah ndak usah takut disuruh bayar, ini gratis kok dan mereka memilih dulu. Setelah melihat-lihat, mereka pun langsung memilih dan diberi kuncinya, beserta kelengkapan mobil tersebut. Teman-temannya memilih ada yang Lamborghini, Porsche, Mc Claren dan Ducati yang sudah di modifikasi mirip dengan MotoGP. Setelah mengambil kunci dan lainnya, mereka pun langsung menyetir mobil itu untuk dibawa ke sirkuit tempat latihan, yang ternyata Papanya Morgan dan Nicole ada pembalap Mobil dan Motor. Saat asyik mau, mengeluarkan mobil, tiba-tiba ada anak perempuan yang masih umur 10 tahun, yang ternyata itu adalah adiknya Morgan dan Nicole. Pada saat itu juga, yang cewek-cewek langsung kearah adiknya Morgan dan Nicole. Setelah bertemu, mereka kembali ke mobil masing-masing. Sedangkan yang menggunakan Motor adalah Nicole, Dinda dan Sherin. Mereka pun langsung mengetes selama 4 lap dan yang berhasil mencapai garis finish duluan adalah Dinda, karena dia menyetir motor sudah jago banget dan setiap memasuk tikungan melengkung dia hanya menekan rem hanya sedikit, meskipun itu memiliki resiko yang sangat fatal, tetapi dengan keahliannya itu dia bisa dan semua pun terkagum-kagum karena cara menyetirnya. Dinda nyetir motornya bisa sampai 140 Km/jam. Pada saat itu, Papanya Morgan dan Nicole pun ikut melihat balapan itu. Ketika Dinda habis turun dari motor, Om Ray (Papa Morgan dan Nicole) bertanya kamu belajar nyetir motor dari mana kok sudah mahir banget. kemudian Dinda mengatakan, saya belajar dari papa saya yang merupakan Pensiunan pembalap motor. kemudian Om Ray tanya lagi, nama papamu siapa?. Dinda langsung kasih tahu namanya Om Jusup. Ketika itu juga, Om Ray pun tau kalau itu adalah teman lamanya yang sudah tidak pernah bertemu lagi sejak pindah. Setelah mengobrol, Mereka pun membersihkan badan dulu, baru lanjut untuk latihan lagi dengan menggunakan cara sendiri dengan menggunakan acapella yang ternyata Rafael, Jane dan Andre yang berlatih untuk acapella yang besok rabu mereka tampil bareng. setelah fix dengan cara itu, mereka pun mulai berlatih untuk penggabungannya. Sampai tidak terasa jam sudah menunjukan makan malam dan semua pun membersihkan badan dulu, baru makan malam bersama dan setelah itu mereka pun main bareng. Pada saat sedang main di taman belakang, tiba-tiba ada yang datang seorang cewek. Dia adalah kakaknya Morgan dan Nicole yang bernama Lovi. Pada saat melihat cecenya Morgan dan Nicole, temannya yang cowok-cowok terkagum-kagum akan kecantikannya dan ternyata Ce Lovi ini jago dalam menyetir mobil dan motor. Dan saat Ce Lovi datang, ia naik mobil Nissan 350Z dengan modifikasi untuk drift. Setelah mengobrol, Ce Lovi langsung pergi ke kamarnya dan mereka melanjutkan lagi mengobrol sampai waktu tidur baru pergi ke kamar masing-masing.     Besok pagi mereka tidak jalan pagi, tetapi fitness di ruangan rumahnya Morgan dan Nicole beramai-ramai selama kurang lebih 1 jam dan setelah itu mereka memanaskan mobil yang kemarin di kasih oleh Om Ray. Mereka memanaskan mobilnya dengan balapan memutari 1 lap dan setelah itu, tiba-tiba mereka diajarkan oleh Ce Lovi untuk drift mobil dengan menggunakan mobilnya Ce Lovi yang ternyata punya 4 mobil mulai dari Nissan 350Z, Skyline GTR R34, Skyline GTR R35 dan Honda Civic yang sudah dimodifikasi jadi mobil drift. Mereka pun dipinjamin mobil itu untuk latihan. Saat latihan, Rafael melakukan drift dengan mulus tanpa ada masalah dan bisa dikatakan jago banget dan Ce Lovi merasa dirinya kalah. Setelah latihan itu, mereka pun pada membersihkan badan dan makan pagi. setelah itu, mereka pamit untuk pulang dengan mobil yang baru dikasih, tetapi yang waktu datang bawa mobil nanti waktu sempat baru ngambil mobilnya.      Besok sehabis pulang sekolah, mereka semua pergi ke rumahnya Morgan dan Nicole naik mobilnya Morgan dan Nicole. Sesampai disana, mereka bertemu dengan Ce Lovi yang sedang santai duduk-duduk di taman dan membaca novel. mereka pun menyapa dan setelah itu mereka pun pergi ke garasinya untuk mengeluarkan mobil yang sudah kemarin mereka pilih. setelah mereka keluarkan mobilnya, mereka memanaskan mobilnya dulu di lapangan balap mobil. setelah itu, Rafael mengajak Morgan, Nicole dan Ce Lovi pergi makan dengan yang lain juga dan yang cewek-cewek juga ke restoran milik Papanya Rafael. Mereka semua pun berangkat dengan rombongan dan sampai disana mereka pun bertemu dan ngobrol bareng. ketika sedang mengobrol tentang musik, Andre tanya ke Ce Lovi apakah bisa main musik ?, kemudian Ce Lovi pun menjawab "aku bisa" dan setelah itu, mereka berundingan untuk tampil di panggung tengah-tengah kolam resto. mereka berunding untuk tampilkan lagu "aku wanita" dengan menggunakan gitar dan big box teman-teman. Saat mereka memulai, banyak konsumen diresto bertepuk tangan. Setelah itu, mereka pun duduk kembali dan menikmati hidangannya. Waktu Hari H datang............     Pagi hari yang cerah, mereka mengikuti ospek terakhir dan dihari itu juga seluruh murid baru disuruh pergi ke ruang olahraga untuk melihat ekstrakulikuler. Saat masuk keruangan tersebut, semua kaget karena ekstrakulikulernya sangat menakjubkan mulai dari Dance, Basket, musik dan Cheerleader. Nicole, Dinda, Jane, Joshua, Andre dan Jason memilih Cheerleader. Sedangkan sisanya memilih dance. Tetapi saat mereka mau memilih itu, mereka disuruh mencoba melakukannya dan hasilnya sangat sempurna, mereka semua pun diterima.     Sehabis itu, mereka pun menunggu untuk persiapan tampil pukul 5 sore. Sambil menunggu mereka pun pulang ke rumahnya Sherin karena dekat dengan sekolahnya. Mereka pun latihan sampai pukul 4 sore dan siap-siap untuk ke sekolah lagi dan mereka sudah membawa kostumnya. Mereka pun berangkat dengan naik mobil Andre, Morgan, Rafael, Joshua, Jason dan Dean.      Sampai disana, mereka mendapatkan nomor urut 5 dari 10 penampil. Setelah tahu nomor urutnya, mereka langsung ganti kostumnya karena jam sudah menunjukan hampir jam 5. setelah ganti kostum, mereka pun latihan lagi. Pada saat nomor urut 4 dipanggil, mereka pun di panggil untuk menuju belakang panggung dan mereka berkumpul dan Jason mengatakan kita lakukan sesuai dengan tadi dan tambahkan dengan gerakan cheerleader dan semua pun bilang ok. Saatnya mereka pun dipanggil dan langsung naik panggung dan banyak siswa/siswi sekolah tersebut yang lihat. Mereka pun melakukan dengan menyanyikan lagu sesuai dengan keahliannya dan ditengah lagu tersebut, Cindy dan Dinda melakukan teknik Cheerleader dan semua pun langsung kaget dan juga terkejut terhadap keahliannya kelompok ini.     Saat di belakang panggung, Tiba-tiba Andri dan teman-temannya datang dengan muka jengkel dan mengajak menantang. ketika itu juga, Andre, Jason dan Joshua yang sifatnya emosional langsung maju dan mau berkelahi, tapi segera dicegah oleh Morgan dan Rafael, Andri dan teman-temannya pun juga dicegah oleh Handi dan Renata. Tetapi karena Renata yang tidak kuat karena emosinya Andri, Renata pun terpental jatuh di tangan Jane dan langsung pingsan. ketika itu juga Jane langsung berteriak untuk berhenti dan Morgan langsung melihat kearah Jane dan sesegera mungkin untuk membawa Ce Renata ke mobilnya dan dia dibarengi oleh Jane, Geri (temannya Ce Renata), Nicole dan Ce Kim (temannya  Ce Renata). 
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN