Tidak terasa sudah 1 bulan lebih menunggu jadwal masuk kuliah. Mereka sambil menunggu masuk kuliah, mereka kerja di kantor.
Ketika mereka memasuki hari kuliah pertama, mereka mengikuti kuliah dengan baik. Mereka masih mengikuti pelajaran tentang teori terlebih dahulu dengan melakukan pembuatan riset dan lainnya. Mereka juga diberi tugas mengerjakan miniatur dan ada yang menggambar. Mereka pun melakukan kuliah tatap muka sekitar 10 minggu.
Ketika menginjak hari senin minggu ke-11, kampus mereka memberi informasi akan dilakukan secara online, karena semakin parahnya virus Corona yang bermunculan. Setelah diberitahu itu, mereka juga menanyakan kabar ke orang tua di Indonesia.
Ketika mereka mendapatkan kabar bahwa masih baik-baik saja, mereka pun merasa tenang dan mereka mendapatkan sebuah pesan untuk jaga kesehatan dan jangan pergi-pergi yang tempatnya ramai. Mereka pun menurut apa kata orang tua.
Setelah berteleponan, Nicole siap-siap untuk berangkat ke kantor, karena berhubung dilakukan secara online. Mereka pun ke kantor berangkat sendiri-sendiri dengan menggunakan masker.
Morgan dan Nicole berangkat ke kantor bergantian, yang berangkat pagi adalah Nicole. Nicole berangkat duluan, karena dia pagi tidak kuliah. Sedangkan Morgan berangkat belakangan, karena dia kuliah pagi.
Ketika sampai di kantor, dia melihat hasil design yang baru selesai dan hasilnya bagus. Ruangan yang di design ini adalah ruangan kedua terakhir. Ruangan yang belum di design adalah ruangan resepsionis. Ruangan ini adalah ruangan terakhir yang di design ulang tembok dan plafonnya.
Sebelum di design ulang, beberapa barang di pindah terlebih dahulu seperti sofa tempat pertemuan dengan klien secara informal dan lainnya. Barang – barang tersebut dipindah oleh OB dan beberapa orang kantor.
Ketika itu, Nicole meninggalkan ke ruangannya karena masih ada beberapa berkas yang harus di baca. Ketika Nicole masuk ke ruangannya, Mia sedang mengetik sesuatu dan saat itu, Nicole pun masuk dengan diam-diam dan Nicole melihat Mia sedang chattingan dengan pacarnya. Ketika itu juga, Nicole mengagetkan Mia dengan menyentuh bahunya.
Setelah itu, Nicole pun langsung duduk dan mulai fokus mempelajari data-data yang nanti siang akan diadakan pertemuan dengan klien-kliennya. Nicole pun mulai membuat powerpoint untuk nanti dapat dijelaskan lebih rinci dengan kliennya.
Setelah selesai membuat power point, Nicole mendapatkan SMS dari Charlotte bahwa kliennya nanti datang pukul 2 siang. Ketika itu, Nicole langsung mikir sambil tunggu makan siang dulu. Dia pun makan siang di kantor, karena lebih dekat dan cepat.
Setelah selesai makan, dia kembali ke ruangannya dan mempelajari lagi untuk nanti presentasi di hadapan klien. Dia pun belajar sebentar dan setelah itu, dia langsung ke ruangan rapat.
Ketika sekretaris Morgan dan Nicole, Charlotte, memberitahu klien sudah datang, Nicole pun langsung menyuruh masuk. Ketika klien tersebut masuk, Nicole terkejut ketika melihat wajahnya. Ternyata klien tersebut adalah Daniel yang merupakan pacarnya Nicole. Daniel pun juga terkejut, karena dia baru tahu bahwa kantor ini yang punya adalah papanya Nicole dan Morgan yang sekarang sedang dipegang oleh mereka.
Setelah beberapa detik saling bertatapan, Nicole pun menyuruh duduk dan Nicole memulaikan presentasi tersebut dengan tenang dan konsentrasi. Setelah selesai mempresentasikan, Daniel pun bertanya tentang design-design yang diluar ruangan tersebut itu hasil dari siapa. Kemudian Nicole memberitahu bahwa design tersebut adalah hasil dari karyawan sini dan juga beberapa teman saya. Setelah itu, presentasi sudah selesai.
Ketika keluar dari ruangan rapat, Nicole mulai bercanda dengan Daniel dan Nicole bertanya tentang kenapa bisa tiba-tiba jadi kliennyaa. Daniel memberitahu bahwa papanya adalah juga kantor yang mengerjakan tentang design-design, tetapi di kota lain, dia datang kesini juga karena ingin bekerjasama dalam menjalan sebuah proyek yang dimana kantor milik Daniel sedang menjalan sebuah proyek yang membutuhkan Kerjasama dengan kantor design, sehingga dia datang ke sini karena papanya lumayan dekat dengan papanya Morgan dan Nicole.
Setelah selesai ngobrol, tiba-tiba Morgan pun datang dan bergantian shift yang dimana sekarang jam sudah pukul 3 sore dan Nicole jam 16.30 ada kuliah. Nicole pun meminta Daniel untuk mengantarkannya ke asrama yang ada di dekat kampusnya. Morgan pun melanjutkan tugasnya untuk menanda tangan untuk data-data yang telah di ketik oleh Charlotte.
Setelah selesai itu, Morgan keliling semua lantai untuk melihat hasil design-design yang telah dikerjakan oleh karyawan sini. Sambil melihat Morgan juga mengambil beberapa foto pada tiap lantai untuk ditunjukan ke papanya melalui w******p. Setelah selesai mengelilinginya tiap lantai yang berjumlah 7 lantai, Morgan mengirim foto-foto tersebut.
Beberapa menit kemudian, setelah mengirim papanya Morgan dan Nicole menelepon Morgan. Dia senang atas hasil kerja kedua anaknya dan Morgan juga menanyakan kabar di Indonesia saat ini. Papanya Morgan pun menjawab baik-baik saja dan Setelah itu, Morgan menyuruh jaga kesehatan dan jangan pergi-pergi kalau ndak perlu.
Setelah itu, Morgan pamit untuk menutup teleponnya karena Charlotte mau berbicara bahwa besok akan ada klien yang mau datang ke kantor. Setelah diberitahu itu, Morgan langsung pulang karena kerjaan disana sudah selesai. Tinggal besok persiapan untuk bertemu dengan klien dengan membuat power point.
Sesampai di asrama, Morgan langsung mandi untuk menghindar dari virus corona ini. Setelah itu, dia kumpul dengan Nicole, Josh, Janice, Leroy, dan Lisa yang sedang ada di taman belakang asrama yang luas. Mereka pun ngobrol-ngobrol sambil makan malam disana. Sehabis itu, mereka kembali ke kamar dan tidur karena sudah malam.
Besok Morgan bangun jam 6 pagi dan dia langsung mandi, karena dia akan pergi ke tempat lain dulu. Setelah selesai mandi, Morgan mengopi dulu di kamar sambil menonton tv.
Sekitar jam 07.15, dia siap-siap untuk berangkat. Dia berangkat jam 07.30 pagi. Dia pergi ke tempat jual roti dan kue, dia beli itu untuk menyuguhi klien yang nanti akan datang.
Sekitar jam 08.30 pagi, dia pun sampai kantor dan langsung mempelajari file yang akan dipresentasikan oleh Morgan ke klien dia, yang katanya honor bisa mencapai ratusan juta. Jika klien tersebut menyukainya.
Sekitar jam 10 pagi, klien yang Morgan layani pun datang. Klien tersebut adalah perempuan dan ketika Morgan nanyakan namanya dia menyebutkan Raisa. Morgan tiba-tiba teringat dengan teman dekatnya waktu SD yang namanya Raisa dengan wajah yang mirip dengan kliennya.
Setelah bersalaman, Morgan langsung mengajak ke ruangan rapat. Setelah semua sudah duduk, Morgan langsung memulai mempresentasikan tentang projek besar yang kantornya akan buat. Presentasi tersebut mulai dari tema, Benefits hingga biaya pengeluaran yang kemungkinan akan digunakan.
Setelah selesai pertemuan, Morgan memanggil Raisa dan menanyakan nama lengkapnya dengan nama Anastasia Raisa Celina. Ketika Morgan menanyakan itu, Raisa pun menjawab ya. Morgan langsung menanyakan apakah masih ingat aku, Kemudian Raisa menjawab tidak. Kemudian Morgan memberitahu bahwa dulu waktu SD Morgan pernah duduk 1 meja dengannya.
Setelah itu, Raisa mulai mengingat-ingat dan ketika itu, Raisa menanyakan kembali tentang nama lengkap Morgan yang bernama Morgan Albert. Ketika itu Morgan langsung menjawab iya. Ketika itu juga, Raisa dan Morgan langsung bersalaman dengan wajah kangen.
Setelah itu, mereka pun ngobrol sambil melepas kangen masa SD. Raisa pun menanyakan kabar tentang kembarannya. Morgan pun memberitahu baik-baik saja, sekarang sedang lagi di asrama dan Morgan memberitahu paling sebentar lagi datang. Mereka pun ngobrol-ngobrol tentang masa setelah lulus SD.
Ketika sedang asyik ngobrol, Nicole pun datang dan Morgan langsung menanyakan ke Nicole masih ingat dengan ini. Setelah itu, Nicole mengingat-ingat dan beberapa detik kemudian, Nicole pun ingat bahwa ini adalah sahabatnya waktu SD yang bernama Raisa.
Setelah tahu, Nicole dan Raisa pun berpelukan melepas kangen yang sudah lama tidak ketemu sejak lulus SD. Setelah itu, Raisa pun memberitahu bahwa dia setelah lulus SD pindah ke China, karena papanya dipindah ke China. Sekarang dia sedang di Amerika untuk mengambil kuliah di University of California dan kerja juga. Ketika mendengar nama kampus itu, Morgan dan Nicole menjawab loh satu kampus dengan kita.
Ketika mendengar itu, Raisa langsung menanyakan jurusan apa yang diambil, Morgan menjawab Interior design dan Nicole mengambil jurusan Fashion design. Raisa juga memberitahu bahwa dia mengambil jurusan Design visual. Mereka pun ngobrol-ngobrol terus.
Sampai akhirnya tidak terasa jam sudah menunjukan jam makan siang. Morgan mengajak Nicole dan Raisa makan siang di resto terdekat. Nicole berangkat dengan Raisa, karena nanti saat kembali ke kantor dari makan siang, Raisa langsung kembali ke kantornya.
Ketika mau berangkat, Morgan mengambil mobilnya di basement, sedangkan Raisa memarkir mobilnya di tempat parkir luar. Saat menunggu Morgan keluar dari basement, Raisa menyalakan lampu sen sebagai tanda bahwa itu mobilnya.
Ketika Morgan sudah keluar, dia melihat ada mobil BMW yang sedang menyalakan lampu sen. Ketika itu juga, Morgan langsung menginjak rem sambil menginjak juga. Ketika itu, Nicole langsung memberitahu bahwa itu adalah mobilnya Morgan. Ketika sudah mengetahuinya, mereka langsung berangkat ke restoran dekat kantor Morgan dan Nicole.
Sesampai disana, mereka memesan makanan dan setelah itu, mereka lanjut ngobrol-ngobrol tentang berbagai hal. Sampai tidak terasa, makanan pun datang dan mereka pun menikmati makanan tersebut.
Setelah selesai makan, mereka pisah pulang. Nicole ikut Morgan kembali ke kantor, sedangkan Raisa juga kembali ke kantornya.
Morgan kembali ke kantor untuk mengantar Nicole saja. Kemudian dia pulang ke asrama dan mengikuti perkuliahan online sore hari.
Setelah selesai kuliah, Morgan menunggu Nicole pulang. Ketika Nicole sudah kembali ke asrama, Morgan mengajak makan malam bersama Josh, Janice, Leroy, dan Lisa makan bareng di café dekat asrama.
Sesampai di café, mereka memesan makanan dan minuman. Josh dan Leroy mengajak Morgan untuk minum beer yang memiliki alcohol sedikit, tetapi Morgan tidak mau karena dia tidak kuat minum minuman tersebut dan Morgan memesan teh. Setelah selesai memesan makanan dan minuman, mereka ngobrol-ngobrol berbagai macam hal mulai dari pekerjaan sampai ke arah pacar. Ternyata mereka semua sudah punya pacar, tetapi Leroy dan Lisa masih belum mau pacaran mereka, karena mereka baru saja putus dengan pacar mereka, karena ada masalah.
Ketika sedang asik mengobrol, makanan pun datang dan mereka langsung menikmatinya dengan senang. Setelah selesai makan, mereka langsung pulang karena sudah malam dan besok harus kuliah pagi semua kuliah.