Back to Indonesia

1154 Kata
           Hari ini merupakan hari terakhir Morgan dan lainnya di Jepang. Mereka pagi ini bangun jam 5, karena masih ada yang belum selesai mengepak. Mereka pun ada yang mandi dan ada yang mengepak agar cepat dan tidak telat nanti ke bandaranya.           Mereka juga sarapan terlebih dahulu agar tidak masuk angin saat di pesawat. Setelah semua sudah selesai makan, jam masih menunjukan pukul 7 pagi dan mereka pun mengobrol-ngobrol lagi sebelum jam 07.45. Ketika jam menunjukan pukul 07.45, mereka pun langsung memasukkan barang ke bagasi dan setelah itu, langsung berangkat karena sudah hampir jam 8. Mereka pun sebelum berangkat, menelepon Enzi untuk menanyakan apakah sudah berangkat dan ternyata dia baru mau berangkat. Setelah mengetahui itu, mereka langsung berangkat ke bandara           Mereka pun berangkat dengan menggunakan 2 mobil semacam Alphard dan disetirkan oleh sopir papanya Sherlin. Ketika sampai dibandara, mereka langsung bertemu dengan Chris dan Enzi yang kebetulan barusan datang. Sebelum masuk ke bandara, mereka pun pamitan dan saling merangkul bareng.           Setelah itu, Morgan dan lainnya langsung masuk ke bandara dan check in. Ketika mereka sedang check in, tiba-tiba ada informasi bahwa jam pesawat mereka di undur dalam waktu yang lama sekitar 6 jam lebih. Ketika mereka mengetahui itu, mereka langsung mengabari Sherlin dan lainnya, termasuk Chris.           Ketika mengabari Sherlin dan lainnya, Sherlin pun tanya mau dijemput lagi dan semua pun jawab “ iya deh, karena masih lama menunggu dibandara ”. Akhirnya, Sherlin dan lainnya pun menjemput mereka lagi.           Ketika dijemput dibandara, mereka sudah menunggu di lobi keberangkatan dan ketika itu yang menjemput Morgan dan lainnya adalah Chris, Akiko, Sherlin, dan lainnya. Setelah menjemput Morgan dan lainnya, Chris mengajak ke tempat bowling, karena tempat tunggu itu yang sudah buka jam segini. Akhirnya mereka semua pun setuju sambil menunggu dapat kabar jam pesawat mereka.           Ketika mau berangkat ke tempat bowling tersebut, mobil yang kebetulan di setir oleh cewek, langsung pindah jadi penumpang dan yang menyetir adalah laki-laki semua. Setelah itu, mereka pun langsung pergi ke tempat bowling tersebut.           Untuk menuju ke tempat bowling tersebut membutuhkan waktu sekitar 1 jam lebih, karena macet. Sesampai disana, mereka pun daftar untuk main bowling tersebut. Setelah mendaftar, mereka pun langsung main bowling tersebut. Mereka pun main dengan gembira.           Sampai tidak terasa, perut Reina pun berbunyi dan ketika itu, didengar oleh Sean. Ketika itu juga, Sean mengeledek Reina, “ ada yang berbunyi nih ”, ketika itu juga, Reina pun muka merah sambil model seperti marah-marah manja ke Sean.           Akhirnya, mereka pun pergi ke restoran untuk makan siang dan mereka ketika itu melihat jam masih ada waktu untuk makan siang. Mereka pun segera berangkat agar tidak terlalu siang.           Mereka makan yang di restoran yang dekat dengan bandara. Mereka makan makanan ala yakiniku dan lainnya. Sesampai disana, mereka langsung memesan makanan dan setelah itu, mereka ngobrol-ngobrol dulu sambil menunggu makanan datang.           Ketika makanan datang, mereka langsung makan dengan segera. Ketika sudah selesai makanan, tiba-tiba di hpnya Morgan dan Enzi ada suara SMS dan ketika dilihat bahwa ada pemberitahuan tentang jadwal penerbangan pesawat, bahwa 50 menit lagi pesawat akan lepas landas.           Ketika mengetahui itu, mereka pun langsung secepat mungkin untuk berangkat. Agar tidak tertinggal pesawat. Ketika sampai disana, mereka merasa tenang, karena tidak telat dan mereka pun saling janji untuk sering teleponan dan setelah itu, Morgan dan lainnya pun langsung masuk ke tempat check in lagi.           Setelah sampai ditempat check tiket, mereka pun langsung merasa lega, karena tidak terlambat. Mereka setelah check in, langsung masuk pesawat dan kebetulan tempat duduk VIP ada yang kosong 1, jadi Enzi diajak oleh Renata untuk duduk disitu.           Beberapa menit kemudian, pesawat mereka lepas landas. Mereka pun ngobrol-ngobrol bareng sampai akhirnya menjadi tenang dan tertidur semua. Mereka pun tidur dengan nyenyak, sambil mendengarkan lagu.           Sekitar 6 jam kemudian, Morgan terbangun karena mendengarkan suara untuk menggunakan sabuk pengaman, karena sebentar lagi akan mendarat. Morgan langsung membangunkan yang lain kalau sudah mau mendarat. Mereka pun langsung bangun dan mengubah posisi duduk mereka. Mereka pun menunggu mendarat.           Ketika mendarat, mereka pun senang dan siap-siap turun. Ketika mereka turun, mereka senang sudah kembali lagi ke Indonesia dan mereka langsung mengambil koper dan lainnya terlebih dahulu.           Ketika sudah menemukan barangnya semua, mereka langsung mencari sopirnya Morgan dan akhirnya mereka ketemu. Mereka semua ikut mobil Morgan, termasuk Enzi. Mereka pergi ke rumah Morgan dulu untuk mengambil kendaraan mereka.           Ketika sampai dirumah Morgan, mereka bersalaman dengan orang tua Morgan dan Nicole. Setelah itu, mereka ijin pulang dulu karena sudah capek. Sedangkan Renata, Reina dan Enzi nanti diantar oleh Morgan dan Nicole.           Mereka pun ngobrol sebentar, kemudian pulang menggunakan mobil Honda Accord milik Nicole yang disetirkan oleh Morgan. Mereka pun mengobrol berbagai macam sampai tidak terasa sudah sampai didepan pintu rumah Renata dan Reina.           Mereka pun parkir mobil didalam dam kemudian turun. Ketika papanya Renata dan Reina membuka pintu, Renata langsung menanyakan “ masih ingat dengan ini ? ” dan kemudian papa Renata dan Reina diam beberapa saat sanbil melihat muka cewek tersebut. Ketika papanya Renata dan Reina menunjukan wajah ingat, langsung mengatakan bahwa itu adalah Enzi. Renata langsung memberi jempol dan Om Benny pun langsung memanggil Tante Risa untuk turun dan ketika melihat cewek tersebut, Tante Risa pun sempat berpikir cewek itu siapa dan Om Benny ( papanya Renata ) langsung memberi tahu bahwa itu adalah Enzi, dia adalah anak dari teman balapan papanya Renata. Mereka pun ngobrol bareng sampai jam menunjukan pukul 7 malam, Setelah itu, mereka pulang termasuk Enzi yang kebetulan dekat dengan rumah Morgan dan Nicole. Mereka pun sebelum pulang pamit kepada orang tua Renata dan juga Renata, Setelah itu mereka baru pulang.           Saat perjalanan pulang, mereka pun bercanda-canda dimobil. Mereka pun mengobrol berbagai macam dan tiba-tiba Enzi bertanya tentang pertama kali kok bisa Renata dan Morgan pacaran. Morgan pun bercerita bahwa ini terjadi secara cepat dan tiba-tiba, karena saat itu Renata menembak Morgan saat dirumah sakit dan itu saat Renata setelah sadar. Sehingga demi kesehatan Renata, dia pun langsung menerimanya dan akhirnya keterusan sampai sekarang.           Mereka pun mengobrol terus sampai akhirnya tidak terasa sudah sampai dirumahnya Enzi. Morgan pun baru tahu bahwa rumahnya Enzi beda beberapa rumah dengan rumahnya. Morgan pun turunkan Enzi didalam rumahnya dan ketika Morgan baru memberhentikan mobilnya, tiba-tiba papa dan mamanya Enzi pun keluar.           Ketika itu juga Morgan dan Nicole pun turun sebentar sambil memberi salam. Mereka memperkenal diri. Ketika papanya melihat mukanya Morgan, dia mengingat dengan salah satu teman balapannya. Papanya Enzi kemudian tanya kepada Morgan, nama papamu apakah Raymond dan setelah itu, Papanya Enzi punketika itu juga, Morgan mengatakan iya. Setelah mengetahui itu, papanya Enzi menanyakan bagaimana kabar tentang papanya Morgan dan dia mengatakan baik-baik saja kok.           Setelah itu, mereka izin pulang dulu karena sudah malam. Mereka pun pamit dengan Enzi dan orang tuanya.           Sesampai dirumah, Morgan memberi tahu ke papanya kalau dia ketemu dengan teman lamanya. Dia pun menceritakan kalau bertemu dengan teman balapan papa dan dia pun juga menceritakan kalau tadi yang Enzi itu adalah anaknya.           Setelah selesai mengobrol, mereka istirahat duluan, karena capek habis dari Jepang. Sebelum itu, mereka memberi oleh-oleh dari Jepang.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN