Pagi ini Addy sangat amat repot karena Mindy merecokinya dengan meneleponnya berkali-kali, terus mengatakan untuk segera datang ke kantor secepatnya. Astaga, ini masih jam sembilan, dan Savoir buka di jam sepuluh, sementara Mindy selalu datang di jam sebelas lewat lima belas menit. Memang, Mindy adalah bos yang sangat 'elok' untuk di contoh, bukan? Addy berdecak kesal saat dia sedang buru-buru dan Mindy terus meneleponnya. "Ada apa lagi, Mindy?!" Dan bodohnya Addy menyentak bosnya yang sangat sensitif dan mudah tersinggung. "Kamu membentakku?" tanya Mindy dengan sinis. Addy mengumpat dalam hati dan merutuki kebodohannya pagi itu. "Tidak hanya saja, aku sungguh akan ke sana lima menit lagi. So, can you please wait for me? Hanya sebentar, Mindy, aku janji." Lima menit, my ass, bahkan saa

