Chapter 48

1150 Kata

Addy terbangun karena dering telepon yang mengusik tidurnya. Seraya memejamkan matanya, Addy menggerutu dengan tangannya yang meraba-raba kasurnya. Dia membuka sedikit matanya dan saat tahu bahwa Adele yang meneleponnya, Addy hanya berdecak kesal. Dia menggeser ikon berwarna hijau dan dengan malas menjawab panggilan Adele. “Hm?” gumamnya. Kentara sekali dari nada suaranya bahwa dia baru bangun tidur. Sepertinya Addy berada di luar rumah karena suasana di belakangnya terdengar ramai. “Guess what?” Addy berdecak kesal. “Langsung ke intinya saja, Del.” Mungkin Adele lupa bahwa beda waktu antara Paris dan kota tempat Adele tinggal berbeda enam jam. Jadi, saat di Paris sudah jam tiga pagi, mungkin di sana masih jam sembilan malam, kurang lebih. Karena itu juga, Addy merasa terganggu dengan k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN