Addy termenung diam saat Dean sudah duduk dan menepuk-nepuk tempat di sebelahnya dan menyuruh Addy untuk berada di sisinya. Masalahnya, Addy masih belum memercayai gurunya ini sudah merubah rencana bolosnya seratus delapan puluh derajat dan dia masih tidak tahu kenapa ada tempat ini dan untuk apa? "Akan saya jelaskan nanti, Addy. Kamu tidak perlu khawatir." Lagi, Dean membuat Addy ketakutan sendiri karena perkataannya seperti bisa membaca pikiran Addy. Sialan Dengan langkah ragu, Addy mendekati Dean dan menatap piano di hadapannya. Dia mulai mengetukkan jari-jarinya di tuts piano, sementara Dean mendengarkannya dalam diam. Addy tidak memainkan lagu dari orang lain, melainkan karangannya sendiri namun mampu membuat Dean terdiam beberapa saat karena permainan Addy yang sangat apik. "Jik

