Chapter 42

1235 Kata

Addy tidak bisa menyembunyikan raut mukanya yang tiba-tiba berubah saat mengetahui ada maksud terselubung dari Ibu Irana yang mengajaknya mengobrol dan menyuruh Dean pergi sebentar. “Maksud Ibu?” Tapi dia tetap memaksakan diri untuk bertanya walaupun dia sudah memprediksi apa yang akan Irana katakan. “Addy, bisa kamu mengerti posisi kami? Memiliki putra satu-satunya yang belum menikah di usia kami yang sudah senja, apa kamu pikir kami tidak khawatir dengan kebahagiaan Dean?” Addy menghela napas. Gadis batinnya terus mengingatkan untuk tenang dan jangan tersulut emosi di keadaan yang kurang mendukung ini. “Dean bahagia dengan saya, Bu,” jawab Addy dengan nada meyakinkan walaupun dia sendiri tidak tahu kebenarannya apakah Dean serius bahagia atau tidak. Hanya saja, untuk saat ini dan entah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN