27. Janji

1534 Kata

° "Shamara Aryesha Kenda?" Suster itu celingukan. Augie melambaikan tangannya sambil menggendong bayi cantik bernama panggilan Aye itu. Diikuti langkah kecil si sulung, Krish, yang ganteng ngalahin bapaknya, dokter Vino Virgiawan. "Ya, saya Sus!" Tadinya Vino nemenin. Tapi tiba-tiba ada panggilan dari IGD, katanya ada pasien korban tabrakan beruntun, Vino dibutuhkan bantuannya. Rela nggak rela, mau nggak mau, Augie harus rela dan mau. Resiko istri seorang dokter begitu. Sama dengan istri seorang prajurit. Augie jadi inget drakor DOT, yang booming. Ya, kurang lebih begitu hidupnya sekarang. Sebenarnya Augie lebih memilih anak-anaknya di imunisasi di puskesmas. Lebih dekat dengan lokasi rumah. Lebih murah lagi. Tapi Vino inginnya lain. Ceritanya dia pengen mantau lebih deket. Sayangn

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN