Keluar dari kamar Gendis terlihat lemas dan sedikit lambat pergerakannya. Ia menyaksikan Amora, Ninu dan juga Bella di meja makan sedang menyantap sarapan. Ada beberapa pembantu juga yang berjibaku melayani mereka. "Mas Elwin pindah ke kamar kamu ya, Dis?" tanya Bella. "Pagi-pagi tadi dia samperin aku ke kamar, Buk!" jawab Gendis. "Ngapain?" Gendis tidak menjawab, ia hanya menunduk malu dan enggan mengatakan yang sebenarnya, pasalnya di sana ada pembantu, apalagi kejadian tadi membuat ia tak enak Amora. "Hyper banget ya, padahal aku sampai dini hari layanin dia. Benar-benar menjalankan tugasnya untuk menghamili kita!" Gendis terkekeh, ia sedikit canggung pada Amora. Meski terlihat cuek, sudah tentu anak itu menyimak. Tak lama kemudian, Elwin yang sudah siap menggunakan pakaia

