40.Cemburu?

3399 Kata

“Siapa nih laki Ris?” gantian bang Roland bertanya siapa aku sebagai upayanya mengenaliku. Dan lagi lagi perawan keceh yang tangannya aku genggam, bukan menjawab, malah menatapku dalam menunjukkan ketidaknyamannya pada lelaki keceh yang ada di hadapan kami. Tapi aku tetap harus tau sosok lelaki yang buat dirinya ketakutan atau tidak nyaman. Sampai timbul berbagai macam asumsi, dari yang positif sampai negative. “Abang kenal sama Risda?” tanyaku mencari tau setelah mengalihkah tatapanku darinya lalu beralih pada bang Roland lagi yang bertahan menatapnya. Tuh, reaksinya malah semakin merapatkan dirinya padaku. “Elo siapanya Risda?” tanyanya gantian padaku. Aku tertawa pelan menanggapi. Di tanya kok malah balik tanya dan nada suaranya itu loh, seperti penuh penekanan. Dan sempat aku be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN