“Udah ah bang, ayo tidur. Udah tau besok kita berangkat ke Singapure” kata istriku setelah merecharge si o***g sebelum kami ke Singapure. “Iya udah ayo” kataku lalu melepasnya juga untuk bersih bersih lalu membiarkan istriku tidur duluan. Tentu setelah aku mengucapkan terima kasih untuk kesediaannya mengurus si o***g. Aku yang malah tidak langsung tidur karena menyempatkan diri untuk merokok dulu di balkon kamar kami. Anteng sudah otakku. Kenapa ya?, kalo si o***g selesai di urus istriku, mau otakku suntuk atau mumet sekali pun, akhirnya berhasil cerah lagi. Sampai kadang aku tidak habis pikir sendiri. Ya seperti rencana liburan kami ke Singapure, sedikit banyak buat aku mumet. Bukan masalah uangnya. Hanya soal rasa khawatir, apa Riri akan anteng selama perjalanan jauh dan berada di ne

