29.Tetangga Oh Tetangga

2300 Kata

Masih basian pembagian BLT yang berubah konsep jadi santunan janda dan anak yatim di kampungan kami, hebohlah Ben dan Atta melaporkan semuanya padaku yang baru pulang kerja. “Ebeh mestinya lihat gimana orang orang pada senang banget di kasih amplop sama nyai haji” kata Ben memulai. Emaknya malah sibuk membantu istriku menyiapkan makan malam. “Bagus doang kalo emang pada senang” komenku. “Iya cang Mamat. Pada cium tangan nyai haji juga” kata Atta tidak kalah antusiaannya. Aku tertawa saja. “Bagusnya nih yah, aku sama abang kawal nyai bagi bagi amplop” kata Atta lagi. Sudah tidak perlu tanya lagi kenapa mereka berdua pakai baju silat. Baik Ben atau Atta memang tidak mau kehilangan identitas mereka sebagai calon jagoan silat kalo di kampungan kami. “Eleh, tapi kamu pas pulang malah mi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN