Test Pack ART-ku Mereka Tanpa Sehelai Benangpun (12) DEBUM! GUBRAAK!!! Sekali lagi lagi. Debum Gubrak!! terdengar jeritan dari arah dalam. “Hangga! buka pintu!!!” Papa Hans berteriak. “Buka pintunya atau saya dobrak paksa!” Ternyata pintu begitu kokoh sehingga dua kali tendangan Papa tak membuat pintu itu terdobrak. Sekujur tubuhku sudah merinding menyaksikan keadaan ini. aku sangat kenal watak Papa Hans, jika ia marah. Maka ia benar-benar marah. Terlebih predikat mantan preman Blok M ketika muda dulu ada pada dirinya. Tapi Papa sangat setia dengan pasangan, inilah yang membuatnya begitu marah dengan kelakuan anaknya. Ternyata pintu belum juga dibuka, mungkin mereka di dalam sedang kelabakan atau malah sudah tanpa busana sehingga sibuk memakai pakaian. Entahlah. Papa mengambil

