Kedatangan Megan

1180 Kata

Pagi hari, rasa mual itu kembali datang ketika ia membuka mata, Devan yang masih tertidur lelap pun sampai terbangun mendengarnya. "Sayang, kamu muntah lagi?" tanya Devan setelah membuka pintu kamar mandi, hal serupa terjadi seperti kemarin. Devan membantu Vania mengikat rambut panjangnya agar tidak terkena muntahan. Sudah tidak ada lagi yang bisa dikeluarkan, Devan membawa Vania Kembali ke tempat tidurnya dengan cara dibopong, memberikannya di atas ranjang dengan sangat hati-hati. "Sayang, kenapa kamu masih muntah-muntah? apa obat yang dokter Felix berikan itu tidak bagus?" Vania gelengkan kepalanya. "Tidak tau." "Apa perlu aku panggil dokter Felix untuk datang? atau mungkin sebaiknya kita ke rumah sakit saja supaya kamu dirawat?" tawar Devan yang kebingungan harus berbuat apa, wajah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN