Berhenti mencintainya

1104 Kata

"Apa maksudnya, Om?" Gadis itu berjalan perlahan menghampiri Devan, berdiri di tepat di depannya. "Mulai malam ini kamu tidur di apartemenmu." Dengan penuh keberanian Devan menatap wajah gadis yang baru saja ia usir dari kediamannya. "Kenapa?" suara gadis itu bergetar, matanya mulai berkaca-kaca. "Beberapa tetangga mengeluhkan kebersamaan kita dalam satu rumah, karna om seorang duda, dan kamu seorang gadis," ungkapnya berbohong, pada kenyataannya, tidak ada satupun penghuni unit lain yang perduli dengan kebersamaan mereka. "Om berbohong, kan?" "Tidak, Nia. Om tidak berbohong." "Kapan ada yang mengadu seperti itu?" "Sudah cukup lama." "Penghuni unit mana yang bicara seperti itu kepada, Om?" "Tepat di sebelah kita." "Lalu, aku harus pergi dari sini?" Devan mengangguk. "Iya." Pert

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN