Vania tidak berhenti tersenyum mengingat kejadian tadi, saat Lucie menerima cinta dari Bastian. Bahagia, akhirnya Lucie bisa memiliki kekasih yang sebenarnya, setelah beberapa kali berbohong mengatakan kalau dia sudah memiliki pasangan setiap kali Vania bertanya. Iya, dia lakukan demi membuat hatinya tenang, karena pada kenyataannya saat itu Lucie belum bisa melupakan Devan. Kali ini tidak ada lagi kebohongan, Lucie benar menerima cinta Bastian, dan berharap hubungan mereka utuh sampai menikah, dan benar-benar bisa melupakan Devan. "Kenapa, Sayang?" tanya Devan saat melihat wajah sang istri begitu sumeringah. "Tidak apa-apa." Dia menautkan tangan pada lengan Devan, bersandar di bahunya. "Hubby," "Hhmm?" "Ada yang mau aku bicarakan." "Apa?" "Tapi kamu jangan marah ya!" "Iya, kenapa?

