Coba menjauh

1078 Kata

Anna yang mengintip kegiatan mereka dari kejauhan, segera pergi sebelum Vania melihat ke arah pintu, karena tujuan mendengar apa yang mereka bicarakan, setelah itu ia kembali ke kamar menemui suaminya sambil menangis. "Bunda kenapa?" tanya Burhan saat melihat Anna menangis duduk di sebelahnya. "Bunda nggak tega liat putri kita akan dijauhkan dari kebahagiaannya," ungkap Anna masih terisak. "Ya ampun, masih bahas itu lagi? udah lah, Bun. Kita sudah mengambil keputusan yang tepat. Putri kita itu masih remaja, dia masih mau bersenang-senang dengan dunianya, sedangkan Devan itu pria matang, dan pola pikir mereka itu jauh berbeda." "Mereka kan cuma pacaran, belum tentu juga menikah," timpal Anna. "Tapi, pria dewasa seperti Devan itu bukan mencari pacar, dia mencari calon istri dan ibu unt

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN