Sebuah peringatan

1216 Kata

Sepanjang perjalanan menuju pulang, Devan terus diam terus fokus mengendarai mobil tanpa melepaskan tangan sang istri dari genggamannya, membuat Vania berpikir kalau sang suami saat ini sedang kesal karena pesan yang diasampaikan dokter tadi, melarang mereka berhubungan suami istri sampai beberapa waktu ke depan, terlebih sebelumnya mereka sudah tidak tidur bersama, karena hukuman. Ada rasa tidak nyaman mengganjal di dalam hati, hingga akhirnya Vania pun angkat bicara. "Hubby," paggilnya pelan. Devan merespon cepat sambil menoleh ke samping kanannya, di mana sang istri tengah duduk menyamping ke arahnya. "Iya, Sayang?" saut Devan. "Aku rasa dokter itu terlalu berlebihan, aku baik-baik aja ko, aku rasa tidak apa-apa kalau kita tetap berhubungan suami istri," ucap Vania berharap sang suam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN