Hembusan angin yang terus menyapu rambut panjangnya tak juga membuat Rona beranjak dari tempatnya. Ayunan cangkang telur di teras samping rumahnya menjadi tempat favoritenya untuk termenung meratapi semua hal terjadi kepadanya selama beberapa hari terakhir. Untuk ke sekian kalinya, Rona kembali menghembuskan napas dalam. Matanya menatap kea rah taman kecil di samping rumahnya. Menyusuri tanaman-tanaman milik mamanya yang menghias taman kecil ini. Air terjun mini dari bebatuan alam berwarna cokelat kehitaman mengeluarkan suara gemericik yang menenangkan perasaannya. Mamanya dari dulu menyukai kegiatan berkebun seperti ini. Rona ingat saat masih SD saat Mamanya mengatakan ingin memiliki rumah dengan taman kecil seperti ini dan setelah dia dan kedua saudaranya beranjak dewasa, Papanya memb

