“mau kemana?”tegur Rona pada pria yang baru beberapa hari menjadi kekasihnya. Menghentikan langkah persis di depan mobil Fortuner berwarna hitam milik kekasihnya itu. Bintang –kekasihnya hanya terkekeh dan meletakan tangan di atas kap memandangnya lembut dan penuh kasih sayang. “masuk aja. Nanti kamu bakalan tau.” Rona menatap tangan kiri Bintang yang menggenggam tangannya erat sembari sesekali mengusapnya, sedangan tangan kanannya masih berkutat dengan stir mobil. Bibirnya mengulum dengan gigi taring yang mengigit ujungnya sembari menatap wajah tampan Bintang yang tak pernah bosan dia pandang. Dia beberapa kali mengulaskan kekehan bahagiannya, sedikit tak menyangka dia akan menjalin hubungan dengan most wanted bachelor di kampusnya dalam waktu yang singkat. Ini tak lebih dari sebulan s

